BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang Masalah
Dalam menghadapi era globalisasi di
abad 21 ini pertumbuhan ekonomi dan teknologi semakin pesat. Hal ini
menyebabkan persaingan dalam dunia usaha semakin ketat. Untuk menghadapi
persaingan ini maka setiap perusahaan harus dapat mengambil keputusan secara
tepat.
Sebagaimana diketahui, bahwa salah
satu tujuan terpenting dari didirikannya suatu perusahaan adalah untuk
mendapatkan laba yang optimal dengan menekan biaya produksi yang seminimal
mungkin. Dengan adanya laba, maka perusahaan akan dapat terus bertahan dan
berkembang. Agar suatu perusahaan dapat menghitung laba yang diperolehnya
secara wajar, maka diperlukan perhitungan harga pokok produksi yang memadai.
Harga pokok produksi merupakan
salah satu faktor untuk menentukan harga jual pada perusahaan industri.
Penentuan harga pokok produksi pada perusahaan industri relatif rumit, hal ini
disebabkan karena kurangnya pengetahuan secara teoritis. Selain itu minimnya penguasaan akan proses
produksi dari bahan baku menjadi barang jadi merupakan salah satu kendala yang
dihadapi dalam perhitungan harga pokok produksi yang tepat.
Karena itu penentuan harga pokok
produksi suatu barang sangat dipengaruhi oleh proses produksinya.
Bagi industri yang menghasilkan
satu jenis produk, penentuan harga pokok produksi jelas lebih sederhana
dibandingkan dengan perusahaan industri yang menghasilkan beberapa jenis produk
dalam satu proses produksi. Oleh sebab itu banyak perusahaan industri yang
memproduksi beberapa jenis produk per satu proses produksi dihadapkan pada
masalah yang rumit dalam usahanya untuk menetapkan biaya yang terjadi pada
produk gabungan tersebut.
PT. Prima Jaya merupakan perusahan
yang bergerak dibidang produksi sparepart
untuk kendaraan bermotor. Produk yang dihasilkan adalah jenis-jenis sparepart. Pada proses produksi
perusahaan ini, biaya yang merupakan biaya gabungan adalah biaya tenaga kerja
langsung dan biaya overhead pabrik.
Perusahaan dalam menghitung harga pokok produksi per unit untuk biaya tenaga
kerja langsung dan biaya overhead
pabrik dengan menggunakan persentase berdasarkan data historis. Keterbatasan
pengetahuan tentang alokasi biaya produk gabungan ini menjadi kendala bagi
perusahaan dalam menentukan harga pokok produksi untuk masing-masing produk sparepart.
Maka penulis tertarik melakukan
penelitian dengan membahas masalah tersebut dengan menerapkan salah satu metode
alokasi biaya dalam menetapkan biaya yang terjadi pada PT. Prima Jaya.
Penerapan salah satu metode alokasi biaya produk gabungan ini bisa dijadikan
alternatif bagi perusahaan untuk perhitungan dalam menentukan harga pokok
produksi untuk masing-masing produk, karena hal ini penting dalam hal
penyediaan data bagi manajemen guna perencanaan potensi laba yang maksimal dan
evaluasi pencapaian laba yang sebenarnya dengan penentuan harga jual yang
layak. Mempertimbangkan betapa pentingnya hal tersebut maka penulis memberi
judul skripsi “Analisis Alokasi Biaya Produk Gabungan Untuk Penentuan Harga
Pokok Produksi Masing-masing Produk pada
PT. Prima Jaya”.
B.
IDENTIFIKASI MASALAH
Dalam
penulisan skripsi ini, penulis akan mengidentifikasi masalah-masalah yang ada
meliputi :
1.
Bagaimana perhitungan alokasi biaya produk gabungan
yang dilakukan oleh PT. Prima Jaya?
2.
Apakah pengalokasian biaya produksi oleh perusahaan
untuk menentukan harga pokok produksi sudah memenuhi kriteria biaya produksi?
3.
Apakah perhitungan alokasi biaya produk gabungan dengan
metode yang lain dapat diterapkan di perusahaan?
4.
Apakah perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan
oleh perusahaan dapat menghasilkan harga pokok produksi yang lebih rendah dan
akurat dibandingkan dengan hasil perhitungan metode yang lain?
C.
BATASAN MASALAH
Karena keterbatasan yang dimiliki maka
penulis membatasi lingkup penulisan hanya terhadap masalah :
1.
Bagaimana perhitungan alokasi biaya produk gabungan
yang dilakukan oleh PT. Prima Jaya?
2.
Apakah pengalokasian biaya produksi oleh perusahaan
untuk menentukan harga pokok produksi sudah memenuhi kriteria biaya produksi?
D.
RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan identifikasi masalah dan batasan masalah yang
dikemukakan, maka rumusan masalah yang dapat diambil adalah “Bagaimana perhitungan
alokasi biaya produk gabungan yang dilakukan oleh PT. Prima Jaya dan apakah
pengalokasian biaya produksi oleh perusahaan untuk menentukan harga pokok
produksi sudah memenuhi kriteria biaya produksi?”
E.
BATASAN PENELITIAN
Untuk membatasi penelitian yang dilakukan oleh penulis, maka
penelitian ini akan membahas data biaya produksi perusahaan periode 1 Januari
2005 - 31 Desember 2008.
F.
TUJUAN PENELITIAN
Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah :
Untuk
mengetahui bagaimana perhitungan alokasi biaya produk gabungan yang dilakukan
oleh PT. Prima Jaya dalam menentukan harga pokok produksi sudah memenuhi
kriteria biaya produksi.
G.
MANFAAT PENELITIAN
Manfaat yang diharapkan dengan penelitian ini adalah :
1.
Bagi Perusahaan
Penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan
dan alternatif pilihan dalam penerapan metode alokasi biaya produk gabungan
dalam menentukan harga pokok produksi untuk masing-masing produk.
2.
Bagi Penulis
Penulis diharapkan dapat memperdalam pengetahuan dan
dapat menerapkan teori yang diperoleh selama kuliah kedalam praktek bisnis yang
sebenarnya.
H. SISTEMATIKA PENULISAN
Sistematika penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut :
- BAB I. PENDAHULUAN
Pada bab ini berisi latar belakang, rumusan masalah,
tujuan penelitian skripsi, hipotesis dan sistematika penulisan.
- BAB II. LANDASAN TEORI
Dalam bab ini dijelaskan teori yang
berhubungan dengan pendidikan dan latihan, yaitu pengertian pendidikan dan
latihan, metode pendidikan dan latihan, jenis dan tujuan pendidikan dan
latihan, produktivitas kerja, hubungan pendidikan dan latihan dengan
produktivitas kerja.
-
BAB III. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
Pada bab ini diutarakan gambaran umum
perusahaan dan struktur organisasi dan kondisi kepegawaiannya.
-
BAB IV. PEMBAHASAN DAN
ANALISIS
Bab ini
memaparkan hasil penelitian dan data-datanya serta pembahasannya.
- BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN
Pada bab ini dikemukakan kesimpulan dari bab-bab
sebelumnya dan disertai saran-saran.
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang Masalah
Dalam menghadapi era globalisasi di
abad 21 ini pertumbuhan ekonomi dan teknologi semakin pesat. Hal ini
menyebabkan persaingan dalam dunia usaha semakin ketat. Untuk menghadapi
persaingan ini maka setiap perusahaan harus dapat mengambil keputusan secara
tepat.
Sebagaimana diketahui, bahwa salah
satu tujuan terpenting dari didirikannya suatu perusahaan adalah untuk
mendapatkan laba yang optimal dengan menekan biaya produksi yang seminimal
mungkin. Dengan adanya laba, maka perusahaan akan dapat terus bertahan dan
berkembang. Agar suatu perusahaan dapat menghitung laba yang diperolehnya
secara wajar, maka diperlukan perhitungan harga pokok produksi yang memadai.
Harga pokok produksi merupakan
salah satu faktor untuk menentukan harga jual pada perusahaan industri.
Penentuan harga pokok produksi pada perusahaan industri relatif rumit, hal ini
disebabkan karena kurangnya pengetahuan secara teoritis. Selain itu minimnya penguasaan akan proses
produksi dari bahan baku menjadi barang jadi merupakan salah satu kendala yang
dihadapi dalam perhitungan harga pokok produksi yang tepat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar