Rabu, 05 April 2017

bab 1 sekripsi Analisis Alokasi Biaya Produk Gabungan

BAB I

PENDAHULUAN


A.      Latar Belakang Masalah

Dalam menghadapi era globalisasi di abad 21 ini pertumbuhan ekonomi dan teknologi semakin pesat. Hal ini menyebabkan persaingan dalam dunia usaha semakin ketat. Untuk menghadapi persaingan ini maka setiap perusahaan harus dapat mengambil keputusan secara tepat.
              
Sebagaimana diketahui, bahwa salah satu tujuan terpenting dari didirikannya suatu perusahaan adalah untuk mendapatkan laba yang optimal dengan menekan biaya produksi yang seminimal mungkin. Dengan adanya laba, maka perusahaan akan dapat terus bertahan dan berkembang. Agar suatu perusahaan dapat menghitung laba yang diperolehnya secara wajar, maka diperlukan perhitungan harga pokok produksi yang memadai.

Harga pokok produksi merupakan salah satu faktor untuk menentukan harga jual pada perusahaan industri. Penentuan harga pokok produksi pada perusahaan industri relatif rumit, hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan secara teoritis.  Selain itu minimnya penguasaan akan proses produksi dari bahan baku menjadi barang jadi merupakan salah satu kendala yang dihadapi dalam perhitungan harga pokok produksi yang tepat.

Karena itu penentuan harga pokok produksi suatu barang sangat dipengaruhi oleh proses produksinya.

Bagi industri yang menghasilkan satu jenis produk, penentuan harga pokok produksi jelas lebih sederhana dibandingkan dengan perusahaan industri yang menghasilkan beberapa jenis produk dalam satu proses produksi. Oleh sebab itu banyak perusahaan industri yang memproduksi beberapa jenis produk per satu proses produksi dihadapkan pada masalah yang rumit dalam usahanya untuk menetapkan biaya yang terjadi pada produk gabungan tersebut.

PT. Prima Jaya merupakan perusahan yang bergerak dibidang produksi sparepart untuk kendaraan bermotor. Produk yang dihasilkan adalah jenis-jenis sparepart. Pada proses produksi perusahaan ini, biaya yang merupakan biaya gabungan adalah biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik. Perusahaan dalam menghitung harga pokok produksi per unit untuk biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik dengan menggunakan persentase berdasarkan data historis. Keterbatasan pengetahuan tentang alokasi biaya produk gabungan ini menjadi kendala bagi perusahaan dalam menentukan harga pokok produksi untuk masing-masing produk sparepart.

Maka penulis tertarik melakukan penelitian dengan membahas masalah tersebut dengan menerapkan salah satu metode alokasi biaya dalam menetapkan biaya yang terjadi pada PT. Prima Jaya. Penerapan salah satu metode alokasi biaya produk gabungan ini bisa dijadikan alternatif bagi perusahaan untuk perhitungan dalam menentukan harga pokok produksi untuk masing-masing produk, karena hal ini penting dalam hal penyediaan data bagi manajemen guna perencanaan potensi laba yang maksimal dan evaluasi pencapaian laba yang sebenarnya dengan penentuan harga jual yang layak. Mempertimbangkan betapa pentingnya hal tersebut maka penulis memberi judul skripsi “Analisis Alokasi Biaya Produk Gabungan Untuk Penentuan Harga Pokok Produksi Masing-masing Produk pada  PT. Prima Jaya”.

B.       IDENTIFIKASI MASALAH

Dalam penulisan skripsi ini, penulis akan mengidentifikasi masalah-masalah yang ada meliputi :
1.    Bagaimana perhitungan alokasi biaya produk gabungan yang dilakukan oleh PT. Prima Jaya?
2.    Apakah pengalokasian biaya produksi oleh perusahaan untuk menentukan harga pokok produksi sudah memenuhi kriteria biaya produksi?
3.    Apakah perhitungan alokasi biaya produk gabungan dengan metode yang lain dapat diterapkan di perusahaan?
4.    Apakah perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan oleh perusahaan dapat menghasilkan harga pokok produksi yang lebih rendah dan akurat dibandingkan dengan hasil perhitungan metode yang lain?
   
C.      BATASAN MASALAH

Karena keterbatasan yang dimiliki maka penulis membatasi lingkup penulisan hanya terhadap masalah :
1.    Bagaimana perhitungan alokasi biaya produk gabungan yang dilakukan oleh  PT. Prima Jaya?
2.    Apakah pengalokasian biaya produksi oleh perusahaan untuk menentukan harga pokok produksi sudah memenuhi kriteria biaya produksi?

D.      RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan identifikasi masalah dan batasan masalah yang dikemukakan, maka rumusan masalah yang dapat diambil adalah “Bagaimana perhitungan alokasi biaya produk gabungan yang dilakukan oleh PT. Prima Jaya dan apakah pengalokasian biaya produksi oleh perusahaan untuk menentukan harga pokok produksi sudah memenuhi kriteria biaya produksi?”

E.       BATASAN PENELITIAN

Untuk membatasi penelitian yang dilakukan oleh penulis, maka penelitian ini akan membahas data biaya produksi perusahaan periode 1 Januari 2005 - 31 Desember 2008.
   
F.       TUJUAN PENELITIAN

Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah :
Untuk mengetahui bagaimana perhitungan alokasi biaya produk gabungan yang dilakukan oleh PT. Prima Jaya dalam menentukan harga pokok produksi sudah memenuhi kriteria biaya produksi.

G.      MANFAAT PENELITIAN

Manfaat yang diharapkan dengan penelitian ini adalah :
1.    Bagi Perusahaan
Penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dan alternatif pilihan dalam penerapan metode alokasi biaya produk gabungan dalam menentukan harga pokok produksi untuk masing-masing produk.
2.    Bagi Penulis
Penulis diharapkan dapat memperdalam pengetahuan dan dapat menerapkan teori yang diperoleh selama kuliah kedalam praktek bisnis yang sebenarnya.

H.      SISTEMATIKA PENULISAN

Sistematika penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut :
-       BAB I. PENDAHULUAN
Pada bab ini berisi latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian skripsi, hipotesis dan sistematika penulisan.
  
-       BAB II. LANDASAN TEORI
Dalam bab ini dijelaskan teori yang berhubungan dengan pendidikan dan latihan, yaitu pengertian pendidikan dan latihan, metode pendidikan dan latihan, jenis dan tujuan pendidikan dan latihan, produktivitas kerja, hubungan pendidikan dan latihan dengan produktivitas kerja.

-       BAB III. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
Pada bab ini diutarakan gambaran umum perusahaan dan struktur organisasi dan kondisi kepegawaiannya.

-       BAB IV. PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Bab ini memaparkan hasil penelitian dan data-datanya serta pembahasannya.

-       BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN
Pada bab ini dikemukakan kesimpulan dari bab-bab sebelumnya dan disertai saran-saran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar